MAMA AIRIN

1201 Kata

BAB 38 MAMA AIRIN “Aw ....,” teriak Ardhan. “Mama sadis deh!” omel Ardhan sambil mengusap bahunya di pukul dengan keras oleh Mamanya. “Biarin! Salah sendiri! Ayo, Kienan, kamu sama Mama saja!” ujar Halimah, lalu segera mendorong kursi roda Kienan ke belakang. Kienan tertawa geli melihat tingkah Ibu dan anak itu. Ardhan pun mengikuti mereka dari belakang. “Mama Airin!” sebuah suara menghentikan langkah mereka. “Iya, sayang! Ada apa?” sahut Airin dari arah belakangnya. “Bunga untuk Mama Kienan ketinggalan di mobil,” ujar Bulan, lalu berbalik kembali ke mobil. Airin pun turut berbalik dan mengikuti langkah Bulan. Setelah mengambil barangnya, Bulan bergegas masuk ke dalam rumah. “Mama Kienan, selamat datang kembali ke rumah!” ujar Bulan dengan senyum sumringah sambil menyerahkan sebua

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN