BAB 29 KEDATANGAN AIRIN “Mas, aku ke toilet dulu, ya!” pamit Kienan. “Iya, Sayang! Perlu aku antar?” tanya Ardhan. “Gak perlu, kamu temui saja teman-teman kamu!” “Oke, jangan lama-lama, ya!” sahut Ardhan. Kienan melangkah tergesa menuju toilet. Bruk. Tanpa sengaja, dia bertabrakan dengan seseorang. Gaun biru muda yang dipakainya, tampak penuh dengan noda. “Ups, maaf, gak sengaja!” ujar wanita yang bertabrakan dengan Kienan. Tanpa merasa bersalah, dia melenggang begitu saja. Kienan hanya bisa melongo melihat pakaiannya yang sudah berubah warna. Kienan bergegas ke toilet. Usai menunaikan hajatnya, dia berusaha membersihkan noda di pakaiannya. Namun sayang, noda itu hanya sedikit memudar. Kienan tampak kebingungan. Cukup lama dia berdiam diri di toilet untuk mencari solusi. Dia tidak

