Masih sayang kamu..

227 Kata

Malam berlalu dalam hening. Brian terduduk lesu di sisi balkon kamar. Masih setia memandang foto-foto seseorang dalam galeri di ponselnya. Ia teringat sekilas kenangan mereka saat bersama di bangku sekolah menengah atas dulu.  "Berhenti bikin gue jengkel, Bri! Gue capek jadi tukang pos fans-fans lo mulu! Masih mending kalau dapat bayaran. Lhah ini, udah gratis, capek pula!"  "Kenapa sih? Itung-itung nambah pahala lo kan, Nessa sayang." "Nggak usah panggil gue sayang-sayang! Gue ogah jadi sayangnya lo!" "Harusnya bersyukur. Banyak yang naksir gue loh. Ganteng iya, kaya iya, keren iya, pinter iya. Kurang apalagi coba?" "Kurang waras!" "Eh eh jangan ngatain ya. Kalau gue udah marah, hukumannya tujuh kali loh." Nessa mengernyitkan dahi. "Hukuman apaan tujuh kali?"  Dan spontan Brian la

Cerita bagus bermula dari sini

Unduh dengan memindai kode QR untuk membaca banyak cerita gratis dan buku yang diperbarui setiap hari

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN