April hendak bersiap-siap untuk pergi, namun tiba-tiba seseorang mengetuk pintu kamarnya. Ia dan Sirius pun saling bertukar pandang, menerka siapa yang datang. Haruskah mereka membuka pintu tersebut atau berpura-pura tidak ada disana? “April, ini Enzo. Boleh aku masuk?” Mendengar nama yang disebut adalah Enzo, April langsung membuka pintu. Dan betapa terkejut Enzo saat melihat April sudah mengenakan jubah dan membawa tas tentengan. “Kau mau pergi?” “Aku harus pulang ke Cosset.” “Ada banyak monster di kota, apa kau bisa tinggal lebih lama disini?” “Tidak, aku harus kembali ke Cosset. Putriku sedang sakit. Dia membutuhkanku.” “Tampaknya dia mewarisi itu darimu, kau selalu sakit ketika masih kecil.” Ketika Enzo mengungkapkan soal dirinya yang selalu sakit ketika kecil, April sudah ta

