Gue masih kepikiran sama ciuman Zehrow tadi. Astaga! Dia itu adek gue, adek gue, adek gue! Enggak boleh mikir aneh-aneh."Aw! Di mana ini?" tanya si David yang baru aja bangun, sambil megangin kepalanya yang mungkin pusing. "Wow! Mereka mau dijadikan sup?" Konyol banget emang. Ngeliat empat orang yang direndem di bak mandi, omongannya asal ceplos aja. Apa efek baru sadar? Atau mungkin dia lapar? "Siapa anak manis ini?" tanyanya lagi pas lihat Zehrow. Padahal pertanyaan sebelumnya aja belum dijawab. Satu-satu kek nanyanya! "David—" "Ya! David di sini." Jirrr enggak perlu nyahut gitu juga kali. "Kamu bisa jaga rahasia?" Ragu gue sebenernya. "Amigo, kau bisa percaya padaku." Hayo loh bahasanya mulai aneh. "Nama belakangku Kayle, yang artinya dapat dipercaya." Wah bahasa manatuh Kayle. Ing

