"Gulungan? Surat pengantar dari guild?" Si David malah nanya balik."Iya." Kok David bisa tahu ya? "Jangan bilang kalau kamu kehilangan gulungannya, Iqbal!" Lah kok gue? Bukan gue yang megang tadi, sumpah. "Sally?" Gue ngelirik ke arah si Sally. Dia geleng-geleng kepala. David garuk-garuk kepala, Zehrow enggak punya kepala, eh. Becanda. Jangan bilang kalau gulungannya penting! "Ya, itu gulungan yang penting!" Si David bisa baca pikiran gue? "Tanpa itu, kita tidak bisa masuk ke desa." Lah terus gimana? "Sekarang ayo cari dulu desanya." Zehrow ngalihin pembicaraan. Tetep aja gue masih kepikiran. Seriusan, tadi gue enggak nerima gulungan itu perasaan. Kami berempat, ngikutin anak sungai. Airnya jernih, sampe kelihatan ikan-ikan kecil yang berenang. Suasana di sini beda sama hutan di bara

