Bab 45 Penjelasan terakhir

2318 Kata

Dua tahun berlalu. Leona mendorong kursi roda itu menuju ruang tamu, orang-orang telah berkumpul menanti mereka. Setelah memastikan Liona duduk dengan nyaman, Leona mendudukkan dirinya di sofa berdampingan dengan kursi roda Liona. "Sebenarnya untuk apa aku duduk di kursi roda? Aku baik-baik saja, Leona. Kenapa kau mengganggap ku seperti orang yang sakit?" gerutu Liona. Kembarannya itu tertawa kecil, "Kau tidak boleh banyak bergerak sampai aku sendiri yang memastikan kau benar-benar tidak apa-apa." Liona memutar bola matanya malas, hal seperti ini sudah sering terjadi sejak dirinya keluar dari rumah sakit. Meskipun belum dinyatakan sembuh seratus persen, tetapi Liona sudah merasa baik-baik saja. Bahkan dokter pribadi keluarganya menyarankan agar dia banyak bergerak, tetapi kembarannya itu

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN