Bab 23 Sepi Itu Indah

1070 Kata

Bab 23 Sepi Itu Indah "San, mau duduk di mana depan atau tengah?" tanya ibu Bidan setelah berada di dekat pintu mobil yang sudah terbuka. "Ibu di depan saja, saya di tengah dengan gadis cerewet supaya gampang menjitak kepalanya Bu," ibu Bidan naik di depan Sandy naik dekat Ester. Perasaan Ester senang dan damai bercampur kikuk. "Yang benar saja Mas. Lihat tuh wajah Ester merah seperti kepiting masak," kak Ratih menatap Ester sambil tertawa. " Ah masa Kak, mungkin pantulan kaca mobil," Ester menjawab sekenanya. "Coba lihat ke sini, Ter" Sandy juga angkat bicara. Mau tak mau Ester melihat kepada Sandy aduhh mak jantung Ester bertalu-talu laksana drum yang mau ikut perlombaan tujuh belasan anak sekolah. Sandy menatap Ester lekat- lekat. Jantung Sandy berirama riang mengikuti desiran asm

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN