Taksi yang dipesan Petugas Keamanan sudah tiba. Sopir taksi dan Rian membantu Ester naik ke taksi. Wajahnya pucat kelihatan letih. Darah pada lutut dan tangan kiri masih basah karena masih ada tetesan darah yang keluar, begitu juga pada bagian pahanya. "Kita mau ke mana, Pak" tanya sopir taksi sambil memandang Rian pada kaca spion taksi di depan di atas tempat duduk sopir "Ke rumah sakit terdekat dari sini,Pak" "Baik, Pak" Sekitar lima belas menit perjalanan sampailah taksi itu di sebuah rumah sakit. Rian membayar biaya taksi sesuai argo yang tertulis. Ester dipapah Rian menuju pintu UGD rumah sakit. Sopir taksi juga berbaik hati membawa paper bag sampai di pintu UGD. Beberapa perawat membantu Ester naik ke ranjang, ada yang sibuk menanyakan identitas Ester pada Rian. Dengan senang

