Bab 27 Dia Ayah Anakku

1066 Kata

Membaca chat dari Rian tentang keinginannya untuk mengunjungi Ester sangat membuat pikiran Estet seperti makan permen rasa nano- nano, ada pedasnya, ada pahitnya, ada manisnya dan ada rasa gurihnya juga. Pedasnya, ketika Ester membayangkan kembali tatapan Rian ketika mencari noda bercak merah di seprei tapi tidak menemukannya.Membayangkan ekspressi wajah Rian seakan menguliti tubuh Ester tanpa pisau tajam. Pahitnya ketika membayangkan sosok Sandy terluka ketika mengetahui Ester telah jelas meninggalkan dirinya pergi dengan lelaki lain. Manisnya ketika membayangkan janin yang telah setia menemainya akan damai dan tenang merasakan papanya twlah bersamanya. Gurihnya ketika mengingat masa-masa SMA yang dipenuhi impian indah hidup bersama dengan lelaki yang membuatnya senyum-senyum sendi

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN