Rian dan pak Cshyo berjalan beriringan menapaki trotoar rumah sakit. Dari pintu ruang UGD seorang pasien didorong dua perawat di atas ranjang, diikuti dua orang perempuan di belakangnga yang berjalan dengan pandangan lurus ke depan. "Kayaknya perempuan yang mengikuti ranjang dorong tadi salah satunya mbak Ros, Pak" ujar pak Cahyo setengah berbisik sambil berjalan terus. "Iya, Pak.Saya juga melihatnya. Jangan-jangan yang didorong adalah keluarganya" Pak Cahyo yang sudah lama tinggal dengan keluarga bu Bidan tahu tentang siapa- siapa yang menjadi teman dari anak-anak bu Bidan. Kalau kakaknya Sandy semuanya meneruskan kuliah di luar kota tempat bu Bidan tinggal. Lain dengan Si Bungsu yaitu Sandy kuliahnya tetap berada bersama ibu tercinta yaitu bu Bidan. "Nggak disangka mbak Ros ninggali

