Dea tak mampu mengelak, ia hanya bisa terpejam erat dan pasrah dengan apa yang Hito lakukan. Lelaki itu memang sangat pandai dalam berciuman, sebentar saja lidahnya sudah menyelinap masuk ke rongga mulut Dea. Mengabsen gigi gadis itu satu persatu menggunakan lidahnya. Hito kembali merebahkan tubuh Dea, memasang bantal yang tinggi agar kepala Dea bisa berbaring dengan nyaman. Ia tersenyum nakal melihat bibir Dea yang membengkak karena ulahnya, kini Hito tak ingin lagi melepaskan Dea. Ia tahu, apa yang akan ia lakukan jahat untuk Dea bahkan mungkin tergolong pedof*l karena jarak usia mereka. Tapi Hito melakukannya juga karena ia sangat mencintai Dea sampai membuatnya ingin juga memiliki Dea seutuhnya. Dan ia siap bertanggung jawab atas apa yang terjadi pada Dea nantinya Semua yang di tubu

