CHAPTER #42 EMPAT PULUH DUA Para Demon semuanya bertepuk tangan mendengar laporan dari Arif yang sudah mulai tinggal ditempat Bayu. Melihat dan mendengar penyusupan Arif kedalam organisasi mereka merupakan harapan untuk mempercepat operasi yang akan dilancarkan oleh para Demon. Udara pagi masih terasa dingin. Bayu dan para Demon sudah bangun dan mulai menggelar penyamaran bengkel lasnya. Sedangkan Arif berpakaian yang sangat beda dari hari sebelumnya. Arif menggunakan pakaian yang rapi dan mengenakan jas violet sebagai tanda dia adalah pengawal ‘bos’ dan ‘bos besar’ sekaligus. Arif keluar dari bengkel dan melambaikan tangannya ketika mobil yang menjemputnya untuk bertugas menjadi pengawal mulai bergerak menuju kediaman para ‘bos’ n

