Chapter #26 - DUA PULUH ENAM

2398 Kata

CHAPTER #26   DUA PULUH ENAM   Selang beberapa saat keempat orang dari masing-masing kelompok terlihat makan nasi goreng dan mie gorengnya masing-masing. “Begitu, katanya bang. Bos bilang kita harus menjaga arena harus semakin ketat. Bos dapat informasi katanya ada beberapa orang dari pihak berwajib sudah mencium kegiatan itu.” Ujarnya. “Makanya kita wajib memeriksa setiap yang datang kesana, tanpa kecuali.” Wisnu berkerut keningnya, telinganya makin mendengarkan apa yang diperbincangkan mereka. “Ohh, rupanya mereka ini para penjaga arena. Tapi arena apa, ya?” Pikir Wisnu. Empat orang yang datang belakangan rupanya sudah selesai makan, merekapun berlalu dari gerobak nasi goreng dan melanjutkan perjalanannya lagi setelah membayar makanannya. Wisnu bersyukur karena salah menilai baw

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN