Suara samar-samar mulai terdengar dari telinganya, tubuhnya terasa sangat lemah dengan kedua tangan dan kaki yang terikat. Dengan sekuat tenaga ia membuka kedua kelopak matanya yang tertutup, dan yang ia lihat hanya lah sebuah ruangan gelap yang entah dimana dirinya berada saat ini. Aletta mencoba untuk melepaskan tali-tali yang mengikat tangannya. Namun, apa daya ia tidak bisa melepaskannya, ikatannya begitu kuat. Samar-samar pula sebuah suara menghampirinya dan Aletta pun juga bisa melihat bahwa seseorang benar-benar berada di dekatnya, menyentuh pipinya, kemudian melakukan sesuatu pada tangannya. "Lepaskan.." lirih Aletta pelan. Aletta merasakan sesuatu cairan mulai dimasukkan ke dalam tubuhnya melalui suntikan. Penerangan yang tidak begitu bagus pun mulai menerangi seluruh rua

