Shera’s POV Kukerjapkan mataku berulang kali. Kubelalakkan lagi. Ini nyata atau mimpi? Kulihat stick panjang kecil ini sekali lagi. Dua garis merah ini seperti keajaiban. Aku menganga tak percaya. Allah menjawab doa-doaku selama ini, semua usaha yang aku lakukan bersama Kendra berbuah nyata. Kudengar derap langkah Kendra memasuki kamar. Dia tadi pergi sholat subuh di Masjid. Rasanya tak sabar ingin memberitahunya. “Shera..” Panggilnya lembut. Aku tersenyum ke arahnya. “Ada apa Sher?” “Lihat ini sayang,” aku menyodorkan testpack itu padanya. Kendra melihatnya dengan mata berbinar dan menganga sekian detik. “Ini benar? Kamu hamil?” Aku mengangguk dan tersenyum bahagia. Kendra tersenyum, dia terlihat sangat bahagia. Seketika dia langsung memelukku. “Alhamdulillah ya Allah.” Kendra m
Unduh dengan memindai kode QR untuk membaca banyak cerita gratis dan buku yang diperbarui setiap hari


