Shera’s POV Kubuka jendela kamar di villa ini. Mataku menerawang ke pemandangan luar yang begitu menyejukkan mata. Pegunungan hijau mengelilingi. Di luar kamar terlihat hamparan tanaman strawberry dengan buah yang ranum-ranum. Udaranya begitu bersih, berbeda dengan suasana kota yang seringkali tercemar polusi. Di sini suhu udara terasa lebih dingin. Kurasakan tangan Kendra melingkar di pinggangku. “Kamu suka suasana di sini?” Bisiknya sambil mengecup pipiku. “Suka banget Ken. Ayah dan ibu baik sekali ya Ken. Mereka menyewa villa dengan private pool ini untuk kita.” “Mereka ingin kita bersenang-senang. Gimana rasanya Sher, berduaan saja denganku tanpa Gara dan Axel?” Kendra mengecup pipiku lagi. “Rasanya romantis banget ya. Kayak bener-bener menjalani waktu yang berkualitas untuk kita.

