- Pasangan bangku menyebalkan -

1952 Kata

"Iren, Alice!!" Aku berlari ke arah kedua sahabatku di depan pintu kelas baru kami. Kerinduan kepada mereka telah bertumpuk, setelah terpisah selama dua minggu penuh. Kami berpelukan erat saling melepas rindu. Tak peduli menjadi pusat perhatian banyak mata yang memandang. Ish, kami lupa kalau di kelas dua akan terjadi perombakan kelas. Tentunya tidak semua orang mengetahui kehebohan geng kami. “Kok iteman?” Alice menelisik. Iren mengiyakan. “Ho oh, aku di rumah ngebolang.” Sahutku dengan kekehan. Pintu kelas belum juga dibuka. Kami semua malah dihalau berbaris di lapangan. Tas kami lemparkan di sembarang tempat. Hendak melaksanakan upacara pertama setelah naik tingkat. Sambil menuju lapangan kami berbagi cerita tentang banyak hal. Tapi karena antusias murid lainnya, terutama geromb

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN