- Manisnya kecemburuan -

1879 Kata

Meskipun aku telah merasa sehat dan tidak merasakan sakit apapun akibat hewan reptil di hutan jati kemarin. Tapi Pak Hamid memaksaku untuk tetap tinggal di tenda saat acara pencarian jejak. Perjalanan menjelajah dikombinasikan dengan outbound yang merupakan acara inti itu gagal kunikmati. Sebagai gantinya, kumanfaatkan waktu yang cukup luang tersebut dengan memasak. Kasihan jika setibanya teman-teman dari perjalanan, mereka masih harus memikirkan soal masak-memasak lagi. Aku asyik dengan duniaku sendiri, hingga tak terasa beberapa kelompok telah selesai dari perjalanan mereka dan mulai berdatangan satu persatu. “Kamu gak ikut, Key?” Revan tiba-tiba sudah ada di dekatku. “Iya, pada takut aku gak kuat terus minta gendong.” Aku melemparkan candaan. Membuat kami berdua tertawa bersama.

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN