- Salah paham -

1855 Kata

Pada Jam Istirahat berikutnya, Aku dan iren berjanji untuk bertemu di mushala. Iren lari lebih awal, terdesak hajat di toilet. Aku berjalan menuju meja Alice, memegang tangannya, meminta waktu untuk berbicara. Hansen menatapku dengan sorot mata tajam. Menampakkan rasa tidak suka kekasihnya aku tahan. Aku harus berbicara dengan Alice. Secepatnya. Tak tahan lagi memendam rasa tidak nyaman ini sendirian. Tak peduli lagi jika setelah itu Alice dan aku terlibat dalam pertengkaran. Setengah mati kulupakan. Memori tadi masih saja terus terputar lengkap dan jelas di kepala. Bagaimana dekatnya jarak Alice dan Hansen di belakang gedung. Mereka melakukan apa yang biasa dilakukan insan yang tengah dimabuk asmara. Bukan soal jarak yang kupermasalahkan, bukan. Bukan juga soal menempelnya bagian t

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN