Kesepakatan Bodoh

1038 Kata

"Bagian mana yang ingin kamu pilih? Leherku? Atau dadaku?" Pertanyaan Rio membuat Monika bungkam. Dia tidak tahu Rio adalah pria yang begitu mahir bersilat lidah. Jika tidak begitu, tentu saja dia tidak akan sukses berbisnis di usianya yang masih kepala tiga seperti sekarang. Rio menarik dua sisi bajunya berlawanan arah, membuat sisa tiga buah kancing kemejanya terlepas dengan paksa. Masing-masing menggelinding ke arah yang berbeda. "Bagaimana dengan perutku? Kamu bisa langsung membunuhku jika terjadi perdarahan hebat di sini." Rio menunjuk perut bagian kanannya, tempat organ vital berada yakni hati. "Tikam hatiku. Kamu akan berhasil membunuhku dalam lima detik!" Langkah kaki Monika terhenti. Dia tidak bisa bergerak lebih jauh lagi. Punggung lemahnya menabrak dinding. d******i pria i

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN