Give Me a Time

1064 Kata

"Mon, tolong aku." Lisa meraih lengan Monika, bersembunyi di belakang tubuhnya. Seketika parfum dan aroma tubuh Devan kembali menyapa indra penciuman wanita berdarah Indonesia-Inggris itu. Monika memejamkan mata, menahan diri untuk tidak murka. Dia bukan gadis bodoh yang tidak bisa membaca situasi. Meski tidak tahu apa yang terjadi sesungguhnya, dia menyadari telah dikhianati oleh dua orang ini. Devan terenyak. Dia baru menyadari bahwa masih ada Monika di sana. Karena saking terkejutnya, tadi Devan refleks mendebat pernyataan Lisa, menyangkal apa pun yang wanita ini katakan. "Baby, a... aku.... Ini..." Monika mengangkat satu tangannya ke udara dengan mata yang tetap terpejam. Dia tidak ingin mendengar apa pun yang ingin Devan katakan. Tubuhnya menegang, wajahnya merah padam. Emosinya m

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN