Permintaan Maaf

1179 Kata

Clarissa membuka matanya menatap sekitar di mana ia berbaring di ranjang tanpa putranya atau pun Jack. Ia tersenyum lebar sembari menutup matanya lagi. “Cuma mimpi,” gumamnya. Clarissa beranjak dari tempat tidurnya untuk menjalankan rutinitas akhir pekan seperti biasa. Masak,beres-beres rumah dan bermain dengan putranya. Ada perasaan hampa saat tahu Jack tidak lagi di rumahnya. Ia sempat berharap pria itu bermalam. Clarissa menguncir rambutnya yang panjang ketika memasuki dapur. Alangkah kagetnya gadis itu melihat Jack menggendong putranya sambil memasak. “Jack?” panggil Clarissa membuat mereka berdua menoleh. “Apa yang kamu lakukan di sini?” tanya Clarissa membuat Jack menurunkan putranya. “Memasak. Kita perlu sarapan sebelum memulai perjalanan jauh,” ucapnya seraya melanjutkan ke

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN