Jack menghela napas panjang saat melihat form cuti di atas meja kerjanya. Sudah setahun ini ia tidak pernah mengambil cuti sekali pun. Ia bahkan tidak peduli cutinya akan hangus. “Kamu butuh liburan, sesekali keluar kota buat menenangkan pikiran atau pergi ke rumah orang tuamu,” ucap seorang wanita yang merupakan rekan kerja Jack. “Tapi aku gak butuh liburan seminggu,” kata Jack. “Seminggu itu gak lama, Jack.” “Kamu mau membunuhku? Aku bisa gilla kalau tidak bekerja selama itu,” sahut Jack. Wanita yang duduk di depannya hanya mengulum senyum. “Kita lihat saja nanti,” sahutnya membuat Jack mengusap wajahnya kasar. ** Clarissa memperhatikan putranya yang sedang menggambar bersama teman-temannya. Ruang kelas begitu ramai ketika anak-anak saling meminjam alat tulis. Clarissa menatap l

