Kebersamaannya (THE END)

2037 Kata

    Pink tersenyum membaca balasan email dari Nares. Syukurlah ia bahagia. Nares layak mendapatan kebahagiaan. Pink menutup laptopnya. Gadis itu menarik napas dalam. Setelah ini ia akan yoga.     Sudah menjadi kebiasaan Pink sejak dulu. Terlebih setelah ia terbang ke Amerika bersama Atharik. Pink merasa, seandainya ia tak menenangkan diri dengan yoga, ia sudah ikut dirawat di Asylum bersama Atharik.     Membayangkannya saja Pink ingin tertawa keras. Ia mengatakan pada Nares bahwa Atharik baik-baik saja. Kondisinya sudah jauh lebih baik. Sayang, kenyataannya tak seperti itu. Lalu?     Semenjak dipindahkan ke Asylum, kondisi Atharik justru memburuk. Ia menolak melakukan treatment apa pun. Bahan obat yang dulu rutin disuntikkan dokter Kim selalu ia tolak. Atharik tak mau menerima suntikan

Cerita bagus bermula dari sini

Unduh dengan memindai kode QR untuk membaca banyak cerita gratis dan buku yang diperbarui setiap hari

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN