Dua puluh Dua

2202 Kata

Aksa masih terkulai lemah di atas ranjang rumah sakit. Kecelakaan malam tadi membuatnya mengalami gegar otak.  Nova menutup mulut sebelum tangis disertai pekikkan membuncah memecah keheningan. Dia memeluk erat lengan suaminya. Begitupun Nayna yang langsung didekap dalam rengkuhan Gibran. Duka Nayna begitu dalam, seperti yang semua orang tahu Nayna memang sangat dekat dengan Aksa.  Dokter dan dua orang perawat mengontrol dan memeriksa kondisi Aksa. “Gejala mungkin termasuk sakit kepala, kebingungan, kurangnya koordinasi, hilangnya memori, mual, muntah, pusing, telinga berdenging, kantuk, dan kelelahan yang berlebihan. Itu semua memang bisa terjadi, tapi kita akan melakukan tindakan lebih lanjut setelah Aksa sadar,” ujar Dokter menjelaskan. “Jadi biarkan pasien istirahat saja.” Dokter memb

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN