51. Di bohongin

1278 Kata

"Mana ada lutis rasa bumbu rendang, bu!" protes Sani langsung. "Yang bener aja ngidem ibu." lanjutnya berlirih pelan. Jaka menaikkan satu alisnya. "Oh jadi kalian nggak mau?" tanya lelaki itu kemudian merogoh satu celananya. "Biar saya telepon pak Galih nih." Puspa diam-diam mengulum bibirnya. Geli sekali melihat wajah pias kedua remaja di sana. "Jangan dong pak!" larang keduanya lagi. "I-iya kita bakal cariin lutis buat bu Puspa." jawab Lala yang membilas tangannya dengan air bersih di wastafel. "San! Buruan." ajak gadis itu. Sani mengangguk pelan, ikut mencuci tangan akhirnya. "Ingat! Jangan datang ke sini sebelum dapat lutisnya." teriak Jaka ketika Sani dan Lala sudah berlalu ingin pergi. Jaka menutup pintu rumahnya dengan pelan lalu menguncinya dari dalam. Setelah itu tertawa bers

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN