18. Empat kali dua

1151 Kata

Jari Jaka bergerak lincah diatas papan tulis untuk menorehkan tulisan terakhir di sana. Setelah itu lelaki tersebut pun berbalik, memperhatikan seisi kelas. Keadaan hening yang menenangkan, seluruh anak muridnya sibuk menyalin soal yang dia tulis di papan tulis tadi. "Saya kasih lima belas menit buat kalian semua, cari jalannya dan hasil akhirnya bagaimana." pungkas Jaka. Kemudian duduk tenang di kursinya, tangannya bertumpu diatas meja. Meneliti semua muridnya kembali, menghela napas saat melihat hanya tiga orang yang serius mengerjakan soal-soal. Sedangkan yang lainnya pura-pura sibuk. Bahkan ada bermain ponsel di bawah kolong laci mejanya, gerak gerik itu sudah sangat Jaka hapal. Karena dulunya ia juga adalah seorang murid namun teladan. Jaka memilih seolah tak tau, membiarkan anak m

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN