*** Seperti yang Arfa janjikan, hari ini ia akan mengajak Manda bertemu dengan neneknya. Arfa sudah siap sejak tadi namun Manda masih saja tidak keluar dari kamarnya. Bolak balik Arfa mengecek jam tangannya karena sudah menunggu Manda terlalu lama. Pada akhirnya Arfa mendatangi kamar Manda, mengetuk pintunya. "Kamanda?" panggilnya. Sementara di dalam kamarnya Manda tengah sibuk membuat dirinya untuk tetap santai. Entah kenapa jantungnya tak bisa berhenti berdegup kencang sejak Arfa memintanya bersiap-siap untuk menemui neneknya, satu-satunya wali yang Arfa miliki. "Manda?" sekali lagi Arfa memanggilnya namun Manda masih belum siap membuka pintu. "Aduh ini gimana?" tanya Manda pada dirinya sendiri. Ia sungguh gugup. Saat Arfa memanggilnya untuk yang ketiga kalinya, Manda baru membuk

