Behind The Scene With Arrogant Chef | 20

1163 Kata

*** Vivian baru saja tiba di restoran yang menjadi tempat pertemuannya dengan kakek Bram. Perempuan cantik itu mengenakan gaun mewah yang memperlihatkan lekuk tubuhnya. Dia seperti bukan seorang chef saja jika diluar pekerjaannya. "Sepuluh menit cukup untuk menunjukan betapa aku memiliki sopan dan santun pada kekek Bram," ucap Vivian selagi ia menunggu pesanannya. Vivian sampai di restoran itu sepuluh menit lebih cepat dari waktu perjanjian mereka. Ia tidak akan membiarkan kakek Bram menunggunya. Vivian akan lebih puas ketika ia yang menunggu kakek Bram karena dengan begitu lelaki tua itu bisa memberikan penilaian yang baik untuknya. Vivian tidak akan membuang kesempatan untuk terlihat baik di mata satu-satunya kerabat paling dekat dengan Dafa. Lagi pula kakek Bram adalah seseorang ya

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN