"Itu yang sekarang sedang kita cari tahu Oliv, waktu Mama kamu selesai dimakamkan Papa kamu sempat berseteru dengan Om Philip, Papanya Morgan. Sebentar lagi orangnya ke sini, biar kita dengarkan penjelasan dari Papanya Morgan." Handoko yang tak tega melihat wajah sedih Olivia segera berbicara. Masalah Olivia nampaknya lebih besar daripada yang mereka bayangkan. Handoko mengepalkan tangan, dia kesal dengan Johan yang sengaja menyembunyikan satu-satunya keluarga sang kakak yang tersisa. "Aku sebenarnya nggak mau berpikiran buruk sama Papa, Eyang ..." Olivia menghentikan kalimatnya sejenak guna mengambil oksigen sebanyak yang dia bisa guna mengurangi rasa sesak yang ada dalam dadanya. "Tapi semua yang Papa lakukan sama aku dan fakta yang mulai aku terima sedikit demi sedikit membuat aku

