Bab.10 Ambil Sebanyak Yang Kamu Mau

1206 Kata

  Ingin mencelakai orang malah kena getahnya sendiri, seketika muncul kalimat ini di otakku. Sejujurnya, hatiku lumayan senang melihat Muliati dipukul.   Sudah bukan sehari dua hari dirinya bersikap seenaknya, mesti ada orang yang datang untuk meredam keangkuhannya. Pak Karno termasuk membiarkan Muliati menampar muka dengan tangannya sendiri, perasaan seperti ini sungguh puas sekali.   Aku hampir lupa, Harris lah yang berkontribusi dalam hal ini. Dia bukanlah orang baik.   Dan benar saja, aku belum berjalan jauh, Harris memberikan isyarat mata, para pengikutnya langsung maju dan mengepungku.   Aku merasa kebal dalam hati, menarik tali tasku dan menatapnya dengan dingin.   “Terima kasih barusan, sekarang aku mau pulang. Kak Sairah masih menungguku di rumah.” Suaraku terdengar sedikit k

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN