Zafran berjalan keluar dari gedung kantor menuju kedai di di ujung jalan. Matahari persis berada di tengah kepala, memyalurkan panas yang menyengat. Para pekerja banyak yang lalu lalang, memanfaatkan waktu istirahat kerja yang hanya satu jam. Zafran pun menjadi salah satunya. Sebenarnya, Zafran bisa memesan melalui aplikasi online jika hanya untuk sekadar makan tanpa harus keluar kantor. Tetapi, bagi orang sepertinya yang sudah terjebak di ruangan menjenuhkan dari jam delapan pagi dengan berbagai macam laporan, keluar dari kantor menjadi sebuah anugerah tersendiri. Setidaknya, udara luar mampu memberinya suasana menyegarkan bagi otaknya yang letih. "Zafran!" Sebuah suara yang sangat familiar memanggil. Di depan kantor, di area parkir khusus, tampak Mario dengan mobil bugatti menunggu

