Makan Siang, Yuk (2)

1353 Kata

Mario membawa Shiren ke sebuah warung makan lesehan yang terkenal memiliki rasa paling luar biasa. Dia tahu Shiren tak terlalu suka restoran mewah maupun embel-embelnya, jadi dia akhirnya membawa Shiren ke tempat ini. "Berapa banyak loe seret wanita asing yang baru loe kenal beberapa hari untuk makan siang?" Shiren bertanya, mulutnya sibuk menghabiskan bebek kremes dan lalapan. Mario memilih tak menjawab. Dia mengamati cara makan Shiren yang bar-bar dan hanya bisa mengerutkan dahi. Wanita lain seusia Shiren yang pernah ia ajak kencan, biasanya memiliki table manner yang hebat dan attitude tak tercela. Ini adalah pertama kalinya dia makan siang dengan wanita yang tidak peduli tata krama. "Oh gue lupa loe punya bakat bisu tiba-tiba! Ngapain juga gue ajakin ngobrol!" Shiren teringat lel

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN