Dua bulan berlalu tanpa terasa. Semua hal berjalan dengan baik, terutama komunikasi antara Zafran dan Shiren. Selayaknya suami istri pada umumnya, mereka melakukan banyak hal-hal bersama. Avana yang sebelumnya masih berusaha mengejar Zafran, akhirnya terpaksa berhenti di titik ini. Dia pikir, perasaan yang Zafran miliki pada Shiren hanyalah emosi sesaat, sesuatu yang meledak dengan cepat dan padam dengan lebih cepat lagi. Namun, Avana mulai tertohok menyadari hubungan dua orang ini semakin akrab setiap waktu. Kekaguman Zafran terhadap Shiren masih tak berubah. Bahkan semakin menggila. Hal-hal inilah yang membuat Avana sadar dia tak lagi memiliki kesempatan. Di suatu malam, setelah Avana—lagi-lagi—ditolak oleh Zafran untuk mengundangnya makan malam secara privat, akhirnya dia menghabi

