Aira mencari keberadaan Adrian dimanapun, namun ia sama sekali tidak menemukan keberadaan pria itu. Revan tiba-tiba muncul dihadapannya. "Tangkap dia!" Perintah Revan kepada para pengawal istana. "Revan apa yang kamu lakukan?!" Aira amat terkejut. "Kunci dia di kamar! Pastikan ia tidak bisa keluar dari kamar selama perang terjadi!" Perintah Revan. "Perang?!" Aira terkejut mendengar ucapan Revan. "Maksud kamu apa Revan, dimana kakakmu?! Aku ingin bertemu dengannya." Aira sembari terus berteriak. Revan tidak menjawab pertanyaan Aira. Ia berlalu meninggalkannya. Pengawal sudah memasukkan Aira dengan paksa ke kamarnya. Pintu sudah terkunci dengan rapat dan dijaga dengan ketat. "Aryan, apa maksud semua ini?!" Aira sama sekali tidak mengerti. Aira sembari terus berteriak meminta pengaw

