"Pak, berhenti!" pintaku pada pak sopir taksol. Kepala celingukan memastikan Nirmala masih di tempatnya. Kuputuskan menemuinya. "Berhenti di sini, Mbak?" tanya Pak Sopir heran, karena sedari awal dia sudah tahu tujuanku kemana, sesuai di aplikasi. "Sebentar Pak, mau menemui teman. Tunggu ya Pak!" pintaku memohon. Lalu segera berlari menyeberang jalan karena posisi Nirmala di seberang mobil taksol yang berhenti. "Hei, kondisikan tangan." Kusentak tangan seorang pria yang memegang bagian punggung Nirmala. "Hei, santai. Aku tidak ngapain dia," jawab lelaki tersebut. Nirmala menoleh, ia tampak terkejut melihatku ada di belakangnya. Namun setelahnya mengacuhkanku. "Nah, yang ini oke juga. Siapa namanya Mbak? Temannya juga ya? Kok nggak bawa apa-apa? Siapa tahu kami tertarik membeli satu

