Permintaan yang Tak Masuk Akal

1847 Kata

Garis dua? Ini beneran aku hamil? Masih dengan tangan gemetar aku membuka pintu kamar mandi. Mas Sam, dokter Nisa, dan Ibu menatapku penuh harap. "May, apa?" tanya Mas Sam menghampiri. Kuberikan test pack tersebut ke arahnya. Ia menatap intens benda pipih tersebut. Lalu senyum terkembang dari bibirnya. "Dok, ini …?" Mas Sam memberikan hasil test pack ke dokter Nisa. Memastikan. Aku memeluk Mas Sam erat dengan berurai air mata. Mas Sam membalasnya dengan mengusap punggungku. "Apa May, hamil kan? Iya kan?" tanya Ibu penasaran. "Alhamdulillah, selamat Bu Maysa. Alat tes ini menunjukkan kalau Ibu hamil." "Alhamdulillah," ucap Ibu dengan mengusap wajahnya. "Tuh, kan dugaan Ibu benar. Selamat ya Sayang." Ibu mendekat dan memelukku. "Kalau bisa Ibu Maysa periksa ke dokter kandungan biar

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN