Wanita setengah baya yang selalu berbicara kasar dengan nada tinggi tidak berdaya dibawah tatapan tajam polisi dan juga Restu. Mereka memutuskan menunda membawanya ke polisi untuk memperoleh keterangan yang pasti dan jelas. “Jawab pertanyaan saya, siapa nama ibu dan juga suami ibu!” kata polisi dengan tegas. “Nama saya Susiana. Dan suami saya bernama Angga,” “Jadi apa tujuan ibu datang ke rumah ini.” “Dari tadi saya sudah katakan kalau saya datang kesini untuk memberi pelajaran pada wanita yang sudah merebut suami saya,” jawab Susi bertahan pada pendapatnya. “Apa ibu mengenalnya?” “Untuk apa saya mengenal perempuan kotor seperti itu. Mendengar namanya saja saya sudah mau muntah. Bapak tahu kalau saya datang ke sini karena terpaksa. Kalau saja suami saya t

