Dua bulan kemudian Laura Sudah dua bulan aku dan Alex—kalian boleh memanggilnya Xander—berbaikan dan kami semakin dekat dan bahkan setiap hari Alex selalu memberi kejutan untukku, entah itu masakan yang enak atau bunga atau coklat dan ice cream. Aku dan dia merasa seperti anak remaja yang sedang kasmaran, dia selalu bersikap manis dan memanjakanku setiap waktu. Dan seperti rutinitas biasa, pagi ini kami akan lari pagi di sekitar komplek lalu kami akan membuat sarapan bersama. Namun saat aku ke rumahnya, seperti ada yang berbeda, kamarnya yang biasa sudah rapi kini masih berantakan dan sangat kacau sekali, dan lagi dia masih tidur dengan wajah tertutupi oleh selimut sampai kepalanya, aku pikir dia sakit, karena semalam dia bilang ingin mengurus Rey yang membuat kekacauan di bar. Jika m

