Bab 76. Pacar Pura-pura

1109 Kata

Morgan akhirnya mengerti kenapa Molly memiliki ide gila. Numa mengakui bahwa laki-laki yang di samping perempuan itu adalah mantan kekasihnya. Bukannya menjauh, Morgan justru menikmati keseruan ini, malah asyik berbincang dengan mereka berdua sambil menikmati makanan dan minuman yang sudah ada di atas meja. Molly menyuruh Morgan makan makanan yang dia pesan, dan Morgan tanpa malu-malu menikmatinya. “Kamu kelas tiga SMP, Morgan?” tanya Molly memastikan, tidak percaya dengan penampilan luar biasa Morgan, tubuhnya tinggi dan Molly yakin mencapai seratus delapan puluh, bisa lebih dari itu di beberapa tahun ke depan, didukung wajah tampannya khas Italia. “Ya. Aku termasuk telat masuk sekolah, aku tertua di kelasku,” ujar Morgan. “Ah, nggak telat-telat amat kok,” ucap Molly. “Hm … keturunan I

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN