"Bonsoir." Tama berdiri terpukau di lorong yang mengarah langsung ke ruangan keluarga yang luas dan nyaman sampai satu-satu penghuninya menampakkan diri. Kakek Veron yang sedang mengangkat kotak kayu berhenti menatap mereka bergantian, menyusul wanita paruh baya yang masih cantik membawa makanan di tangannya lalu dari lantai atas turun gadis kecil berambut pirang yang langsung memekik melihat Jelita. “Tanteee Jelitaaa.” “Hai sayangku.” "Ih Tante, kok enak banget digendong-gendong begitu. Tante kan berat," ucapnya dengan gaya imut. "Ihh nggak apa-apa sayang. Kebetulan yang gendong jelmaannya batman," Jelita mengedipkan mata membuat Alice tertawa begitu juga Kakek Veron dan Nenek Verlisa. Tama bisa apa selain menyabarkan diri Lalu muncul lelaki dewasa berwajah khas Perancis dengan ram

