Tiga bulan kemudian, Jelita menoleh saat merasakan rangkulan Tama di pundaknya, Jelita hanya tersenyum, tatapannya kembali memandangi keluarga Pretty yang saat ini sedang menggelar acara akikahan Baby Tristan yang usianya sudah menginjak dua bulan. Nampak begitu bahagia. Sementara di sisi lainnya, Akbar dan istrinya juga anaknya, Isabela, yang berusia enam bulan sedang duduk menyantap makanan sambil tertawa-tawa. Keluarga mereka sudah lengkap dengan kehadiran buah hati dan itu membuat Jelita iri. “Apa yang kamu pikirkan sejak tadi?” “Kenapa aku belum hamil-hamil ya Mas?” desahnya. “Padahal tiap malam udah banting adonan terus.” Tama terdiam sesaat, memandangi wajah Jelita yang muram lalu menghela napas dan membawanya duduk di salah satu meja kosong. “Tunggu di sini sebentar ya.” Je

