Jelita sadar banget kalau dia berkelana seperti ini tujuannya bukan untuk holiday apalagi honeymoon padahal dia sudah bersama dengan orang yang tepat untuk diajak melakukan dua kegiatan mengasyikan itu. Jelita gregetan sama Tama dan Clara. Firasatnya mengatakan pasti ada something wrong kenapa Clara membohongi lelaki yang setia padanya itu tapi dia juga tidak mau berprasangka buruk karena banyak kemungkinan yang bisa terjadi. Sementara Tama mencari kebenaran dari hubungannya maka Jelita akan menganggap ini jalan-jalan. Berharap akan memberi jejak di hati Tama nantinya. Jelita mesem-mesem bahagia sendiri mengingat keberuntungan kecil yang sedang berpihak padanya berbanding terbalik dengan suasana hati Tama yang kesal. "Kenapa kamu senyum-senyum menggelikan seperti itu?" Tama menyimpit

