Jangan Kangen

1468 Kata

#Pura_Pura_Rebahan Part 22 : Jangan Kangen Mas Nizar masuk kembali ke dalam rumah dengan kondisi babak belur, begitu juga dengan Mas Aldi, suami Mbak Mona. Setelah kuobati luka lebam di wajahnya, suamiku itu segera bangkit dan menaraih tas kerjanya. “Mas, tetap mau ke kantor kamu? Apa nggak izin saja, ‘kan kamu lagi sakit ini,” usulku dengan sedikit bimbang dan bukan dengan mode pura-pura peduli tentunya, ini murni bentuk kepedulian seorang istri. “Nggak apa, aku udah baikan kok. Kalo nggak kerja, ya nggak dapat duit, soalnya di rumah ini udah terlalu banyak pengangguran. Kalo aku juga nggak kerja, nanti kalian pada kelaparan,” jawab Mas Nizar dengan setengah berteriak, mungkin ia hendak menyindir Mas Aldi. Aku terdiam dan mengerucutkan bibir, sembari mengantarnya ke depan pintu. “Ha

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN