NAYA PERGI Naya tahu bahwa yang dilakukannya saat ini salah. Dia ikut menumpang pada motor Chandra agar bisa segera sampai di apartemen sebelum hujan turun. Awan terlihat gelap dan sesekali ada kilat yang menyala. Masih setengah perjalanan yang harus mereka lalui. Chandra justru sengaja memelankan laju motornya. Setelah ini mungkin tidak ada lagi kesempatan baginya untuk membonceng Naya. Dia harus menurunkan ego sementara waktu sambil mencari cara agar ibunya bisa menerima kenyataan yang terjadi. Tetesan hujan mulai turun. Kecepatan ditambah sehingga Naya terpaksa berpegangan pada jaket yang dipakai Chandra. Dia menghirup dalam-dalam aroma parfum lelaki itu dan menyimpannya dalam otak agar momen ini bisa terus diingat. Selang lima menit kemudian, mereka sampai di pelataran parkir apart

