Selamat Malam, Sayang!

1315 Kata

Bina dan Haekal sudah sampai di rumah. Belanjaan yang banyak itu ia angkat berdua. Sudah pukul sepuluh karena mereka tadi akhirnya menyempatkan untuk berkeliling kota sambil bernyanyi ria, hanya itu saja dan tidak ada pembahasan yang lain. Sepertinya mama dan papa sudah tidur ditandai dengan tidak adanya orang yang keluar ketika mobil papa yang dikendarai Haekal masuk ke halaman rumah. “Sayang, jangan cepat-cepat jalannya. Ini berat!” keluh Bina merasa berat membawa satu kantong plastik besar, padahal yang dibawa Haekal lebih berat. Sebenarnya, Bina hanya pura-pura mnegeluh tidak kuat, padahal dirinya kuat-kuat saja. mengangkat galon berisi air saja bisa ia angkat dnegan satu tangan, apalgi belanjaan yang tidak ada apa-apanya baginya. Ia hanya ingin bermanja pada Haekal. Tetapi, niat ha

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN