Rencana Pernikahan

2130 Kata

"Doy, Mas Johnny kenapa?" tanya Bina setelah Mas Johnny masuk ke dalam rumah. Doyi pun hanya bisa menggeleng karena memang tidak paham dengan Mas Johnny yang bertingkah. "Nggak tahu. Emang Johnny biasa tiba-tiba teriak-teriak kayak gitu?" tanya Doyi kemudian dengan penuh rasa penasaran. Mereka berdua menoleh menatap punggung Mas Johnny yang masih terlihat. Kemudian mereka berdua kembali menatap tiga pohon tomat ceri. Agaknya memang hanya tumbuhan itu yang menjadi pandangan favorit mereka dalam hening yang kembali tercipta. Tiba-tiba saja Mas Johnny kembali dan langsung duduk di antara Bina dan Doyi. Ia menyempatkan untuk mnegembuskan napasnya kasar-kasar dan lelah. "Sumpah. Si dosen young ternyata g****k juga, ya!" Napasnya ngos-ngosan dan lagi-lagi menjitak kepala Doyi. "Kesambet apa l

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN