Keesokan harinya, Haekal sudah berada di depan g**g dekat dnegan rumah kontrakan tempat tinggal Rara. Laki-laki itu snegaja meminjam mobil milik mamanya untuk pergi siang ini bersama dnegan Rara dan Dedek Mia, karena Haekal juga memikirkan kondisi Dedek Mia yang kasihan jika harus panas-panasan naik motor di tengah padatnya kota Surabaya. Beruntung, mamanya tidak terlalu ingin tahu mengapa putranya itu tumben sekali pergi membawa mobil. Yap, betul, karena tadi pagi mama sangan terburu-buru dan ia tidak mempunyai banyak waktu untuk menanyai Haekal mengapa dirinya tumben sekali membawa mobil. Beruntung, tadi pagi mama masih sempat menasihati Haekal untuk tetap berhati-hati dalam mengendarai mobilnya. Setelah memarkirkan mobilnya, Haekal kemudian turun dari mobil. Terinya mentari siang ini s

