Bina akhirnya memilih tidur bersama mama Haekal, alih-alih tidur sendirian di kamar Haekal. Yang pasti perempuan itu akan lebih baik jika ada yang menemani di ruangan sebesar ini. Keduanya sudah siap untuk tidur, tetapi lampu kamar belum dimatikan. "Bina biasa tidur lampu mati apa nyala?" tanya mama. Perempuan itu duduk di depan meja rias setelah selesai melakukan skincare rutin di malam hari. "Bina bisa dua-duanya kok, Tante," jawabnya. Padahal Bina akan lebih nyaman jika tidur dengan kondisi temaram. Tetapi, ia tidak mau jika mama Haekal terpaksa mematikan lampu hanya karena dirinya. "Oh, yaudah. Agak gelap nggak masalah kan? Tante bakal nyalain lampu tidur aja." Bina mengangguk. "Iya, Tante. Nggak papa." Bina bersyukur. Setidaknya lampu yang sangat terang ini akan padam. Kemud

